Duka akibat bencana alam yang melanda November 2025 lalu masih menyisakan trauma mendalam, tak terkecuali bagi para pejuang pendidikan. Sebagai bentuk empati dan rasa persaudaraan, Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (KKMA) Sumatera Barat menyalurkan bantuan langsung kepada dua orang guru yang menjadi korban terdampak. Bantuan ini menjadi simbol bahwa di tengah ujian, solidaritas sesama pendidik tetap berdiri kokoh.
Bantuan ini berupa uang tunai yang diserahkan oleh Kepala MAN 2 kota Bukittinggi kepada dua orang guru yang terdampak bencana Galodo di Malalak, Kab. Agam pada November lalu. Adapun guru yang mendapatkan bantuan tersebut adalah Irsyadul Hamdi guru Bahasa Arab dan Liza Marfianita guru Akidah Akhlak.
Tulis Komentar