Gemuruh sorak sorai penonton memecah keheningan di lapangan...
Lapangan utama MAN 2 kota Bukittinggi hari ini (02/02/26) berubah menjadi lautan seragam pramuka. Ratusan anggota pramuka tingkat penggalang dari berbagai MTs dan SMP se-Sumatera Barat berkumpul untuk menguji ketangkasan dalam lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) Variasi.
Perlombaan bergengsi ini merupakan agenda pembuka dalam rangkaian perayaan Milad ke-64 tahun dan Algorism 3 tahun 2026 bertajuk "Rooted & Rising". Sejak pagi, suasana kompetisi sudah terasa saat masing-masing pimpinan regu meneriakkan aba-aba dengan lantang, memandu barisannya menunjukkan formasi terbaik.
Berbeda dengan PBB biasa, penggunaan tongkat dalam perlombaan ini menambah tingkat kesulitan sekaligus keindahan. Para peserta dituntut memiliki konsentrasi tinggi agar setiap gerakan perpindahan tongkat selaras dengan derap langkah kaki.
" Lomba PBB Variasi (Peraturan Baris Berbaris dengan Formasi Tambahan) untuk tingkat SMP/MTs diikuti oleh 208 peserta. PBB Variasi merupakan salah satu cabang yang paling dinamis. Di sini, peserta tidak hanya dinilai dari ketangkasan baris-berbaris dasar, tetapi juga kreativitas, keindahan formasi, dan kekompakan tim." ujar Yulia selaku Koordinator cabang PBB Variasi di sela-sela perlombaan.
Peserta tidak hanya datang dari lingkup kota Bukittinggi, namun juga merambah hingga kabupaten / kota lainnya seperti Kabupaten Tanah Datar, Agam, Pasaman, dan kota Padang . Kehadiran mereka membawa warna tersendiri bagi kemeriahan milad tahun ini.
Kepala MAN 2 kota Bukittinggi mengungkapkan rasa bahagia atas antusias peserta pada hari pertama Algorism 3 tahun 2026. Semoga dengan kedatangan berbagai peserta dari berbagai daerah membuat silaturami madrasah kita semakin erat. Pada penyerahan hadiah untuk pemenang kepala madrasah memberikan pesan dan motivasi. (Humas)
Gemuruh sorak sorai penonton memecah keheningan di lapangan...
Rabu (04/02/26) – Dalam rangka memperingati Milad PGAN MAN...
Bukittinggi, Humas – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandi...
Tulis Komentar